Monday, October 20, 2008

Informasi Kegiatan

Kegiatan yang dilakukan TJSL CP, yaitu pendataan/penelitian distribusi-populasi-habitat-perilaku, & penyadartahuan kukang jawa (kuja) melalui kunjungan sekolah-kampanye edukatif melalui internet, & produk suvenir, & Ekoturisme.

1. Pendataan/penelitian distribusi-populasi-habitat-perilaku
2. Penyadartahuan melalui kunjungan sekolah-kampanye edukatif melalui internet, & produk suvenir
3. Ekoturisme

Kegiatan Program Tasikmalaya & Ciamis (2007-2008)

Survey diawali sejak Oktober 2006 dan resmi dimulai Juli 2007. Saat itu Winar selaku Principal Investigator (peneliti utama) berhasil mendapat dukungan dana program dari The Rufford Small Grant. Sejak saat itu secara resmi TJSL CP mulai berlangsung. Terima kasih kami tak terhingga atas kepercaayan The Rufford Maurice Laing Foundation kepada Winar (tim TJSL CP) sehingga kegiatan pelestarian kuja dapat diinisiasi & berjalan hingga sekarang.

Kegiatan yang dilakukan antara lain:



- Penelitian distribusi kuja di Tasikmalaya & Ciamis, fokus pada lima lokasi: Desa Sukamaju-Sarimanggu-Kawungsari-Raksajaya (Tasikmalaya) & Desa Sukakerta (Ciamis)

- Pelatihan teknik penelitian (dua tahap) kepada anggota tim TJSL CP

- Penyadartahuan di lima lokasi tersebut: weblog kukang jawa, kunjungan sekolah & pembuatan material awareness serta suvenir

Di tengah-tengah program, penelitian dikembangkan menjadi penelitian populasi & habitat kuja sejalan dengan tesis Winar di Program Magister Primatologi IPB (masih berlangsung). Dukungan dana berhasil dia dapatkan dari IAR-Indonesia. Terima kasih dari kami untuk IAR.. (Dr. Karmele dkk). Program penelitian ini berhasil mengantarkan Vina, mahasiswi Biologi Universitas Assafiiyah Jakarta menyelesaikan tugas skripsinya, Alhamdulillah (semoga cepat lulus ya_RED.).

Penelitian semakin dikembangkan temanya menjadi peneltian perilaku & jelajah malam kuja dengan lokasi di Desa Sukakerta Ciamis. Penelitian ini juga terbuka bagi mahasiswa yang akan melakukan tugas akhir (detil agenda-prosedur-metode silahkan kontak Winar di Kontak kami).

Kegiatan Ekoturisme

Kegiatan ini sudah mulai kami rancang sejak awal survey kuja. Kini tiap anggota tim TJSL CP & peserta yang telah mengikuti pelatihan teknik penelitian kuja dapat melakukan asistensi (menjadi guide dan asisten lapangan) bagi kegiatan jalan-jalan, fotografi/sinematografi, & penelitian yang berhubungan dengan alam & satwa liar terutama kuja (Kontak kami).




Kontak kami

Silahkan kontak atau kunjungi kami di:

Base camp TJSL CP (pusat informasi TJSL CP)
Jl. Perum Margasari No. 77 Desa Manggungjaya, Kecamatan Rajapolah,
Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat 46155

Email: kukangjawa@yahoo.com, kukangjawa@gmail.com
Website: lihat Link

Sehubungan dengan padatnya kegiatan penelitian & penyadartahuan yang sedang kami lakukan saat ini, jika ingin berkunjung silahkan konfirmasi via sms/telp. terlebih dahulu agar tim kami dapat melayani teman-teman. Kami akan selalu mengupayakan minimal salah seorang dari kami ada di base camp.

Segera menyusul
Foto base camp
Peta base camp

TJSL CP (tentang kami)

Kami, tim The Javan Slow Loris Conservation Program/Program Pelestarian Kukang Jawa, adalah tim penggerak pelestarian kuja yang aktif sejak Oktober 2007.

Tujuan
Pelestarian kukang jawa

Penelitian integratif tentang kukang jawa: ekologi, konservasi, genetik, morfologi

Dukungan terhadap ekoturisme berbasis lokal

Area
Periode I - 2007-2008: Tasikmalaya – Ciamis, Jawa Barat
Periode II – 2009 – 2010: Jawa Barat (Kontak kami)

Sejarah TJSL CP

Kegiatan kami berawal dari antusiasme salah seorang dari kami, Winar, yang cinta berat pada Kukang jawa (kuja) sejak masih sekolah di Jatinangor dulu.

Winar bersama-sama teman-teman main gunungnya di Rajapolah Tasikmalaya juga teman-teman aktifis lingkungan dari Bandung mulai berkeliling camping mengunjungi lokasi yang dikabarkan terdapat kuja. Waktu itu kami baru bertujuh: Winar, Wawan, Ian, Anggit, Kiki, Dedi fahru, & Auh. Kegiatan kami waktu itu masih berlandaskan senang-senang alias hanya camping untuk refreshing (entah Winar, sepertinya dia sudah mulai membangun angan-angan kegiatan lanjutannya deh saat itu..). Kegiatan jalan-jalan & camping yang kami lakukan selalu berjudul ‘curak-curak’, hore.. (curak-curak bahasa Sunda = senang-senang).

Kami, hobiis jalan-jalan ini, memiliki latar belakang asal-bahasa-pendidikan-harta & warna kulit (lho?) masing-masing. Ada jawa-sunda, ada mahasiswa-pengrajin-montir-pegawai swasta-pengangguran, ada pencinta alam-fotografer-tukang shooting-sekedar pengen jalan-jalan, dan lain-lain. Bhineka tunggal ika juga kan..

Di setiap kegiatan jalan-jalan, personel yang ikut bisa berubah jumlah atau niat, tergantung waktu & serta kondisi keuangan masing-masing. Kadang bertujuh, bersepuluh, bahkan meski hanya bertiga kami tetap jalan-jalan. Saking hobi tersebut sudah mendarah daging, hampir tiap bulan kami jalan-jalan.

Ke curug tilu, gunung syawal:
Ke cipatujah,
kampung naga, galunggung

Seru! Biasanya karena kebanyakan dari kami duitnya selalu pas-pasan, kami selalu saling dukung. Iuran atau kencleng (=mengedarkan wadah untuk diisi uang iuran sukarela) selalu jadi penolong. Jalan-jalan versi hemat & super hemat pun tetap berlangsung. Yang penting jalan-jalan. Banyak sekali cerita seru, suka-duka, curhat-kisah & kenangan tak terlupakan..

Hingga akhirnya beberapa dari kami sepakat mengikrarkan diri dalam wadah komunitas penjelajah alam priangan bertajuk ECOADCOM (http://www.ecoadcom.blogspot.com/). Ecoadcom adalah singkatan dari eco-adventure community, yang artinya komunitas penjelajah alam (terjemahan bebasnya komunitas penjelajah alam Priangan, karena kebanyakan dari kami tinggal di & lokasi kegiatan di Priangan).

Ecoadcom adalah wadah & sarana bagi komunitas penyuka jalan-jalan, pencinta alam, hobiis fotografi/sinematografi, dan lain-lain yang berhubungan dengan jalan-jalan ke alam-budaya-satwa liar. Keanggotaan bersifat terbuka & sukarela. Kegiatan perdana resmi Ecoadcom adalah pelatihan fotografi satwa liar ‘Basic Training for Wildlife Photography’ di Cagar Alam Leuweung Sancang – Garut pada 1-3 Juli 2007. Fotografer satwa liar nasional: Riza Marlon berkenan menjadi mentor bagi kami & peserta (http://www.ecoadcom.blogspot.com/)

Teman-teman yang ikut jalan-jalan & kegiatan Ecoadcom tidak semuanya dapat ikut serta pada kegiatan sekarang (TJSL CP). Susan, Dewi, Ian, Kiki, dan hampir semua teman-teman Bandung yang sudah mulai sibuk dengan kuliah atau pekerjaannya kini hanya bisa mendukung kami (tim TJSL CP) dengan doa. Trims ya teman..

TJSL CP = Ecoadcom?
TJSL CP adalah kegiatan yang diinisiasi oleh perorangan yang seiring dengan perkembangannya menjadi suatu tim (Informasi Kegiatan). Beberapa dari anggota tim TJSL CP pada awalnya adalah perseorangan dari komunitas Ecoadcom. Oleh karena itu secara resmi program TJSL CP bekerja sama & merangkul Ecoadcom sebagai partner sejak 2007 (kegiatan Program Tasikmalaya-Ciamis 2007-2008). Sekarang, tim TJSL CP terdiri dari anggota partner TJSL CP (Ecoadcom) & personel lainnya (umum, aktifis, mahasiswa, peneliti, hobiis fotografi/videografi yang telah aktif bergabung sejak awal program).

Selamat Datang di Rumah Kami, Teman..


# Weblog ini adalah rumah bagi kita-kita yang sayang & peduli dengan kelestarian Kukang jawa (kuja), sumber informasi-literatur-foto-produk tentang kuja, serta pusat informasi kegiatan Program Pelestarian Kukang Jawa. Mari bergabung.. #

Selamat Datang...

TJSL CP / PPKJ
The Javan Slow Loris Conservation Program/Program Pelestarian Kukang Jawa
Fokus utama kami adalah pelestarian kuja melalui:
- Pendataan/penelitian distribusi-populasi-habitat-perilaku
- Penyadartahuan melalui kunjungan sekolah-kampanye edukatif melalui internet, produk suvenir, & ekoturisme
- Penyediaan informasi-literatur-konsultasi mengenai dua aktifitas tersebut


Isi weblog TJSL CP ini adalah:

Selamat Datang...
Ucapan Selamat Datang dari tim TJSL CP, pengenalan singkat tentang TJSL CP, & gambaran isi weblog ini (site map).

TJSL CP (tentang kami)
Siapa tim TJSL CP, mengapa kami, mengapa begini-begitu, dll mengenal kami lebih dekat.

Kontak kami
Alamat TJSL CP: base camp/pusat informasi, telepon, & email untuk menghubungi kami.

Tim TJSL CP
Daftar nama anggota tim: nama-umur-alamat-biografi singkat-brp lama ikut tim-keahlian-kontak (email/HP?)

Informasi Kegiatan
Informasi kegiatan yang dilakukan TJSL CP, yaitu Pendataan/penelitian distribusi-populasi-habitat-perilaku, & penyadartahuan melalui kunjungan sekolah-kampanye edukatif melalui internet, produk suvenir, & ekoturisme.

Dukung kami
Bagaimana mendukung kelestarian kuja bersama kami, apa yang dapat kita lakukan (jika anda tahu tentang lokasi keberadaan kuja mohon informasikan kepada kami dengan mengisi kuisioner), & produk-produk suvenir kuja.

Mengenal Kukang
Siapa kuja, mengapa harus dilindungi, sifat hidup, perilaku, tempat hidup/habitat, dll informasi bagi yang ingin mengenal kuja atau membutuhkan literatur mengenainya.

Download pelayanan kami
Teman-teman dapat mendownload artikel, informasi, foto, & wallpaper kuja di sini.

Links
Link ke website atau weblog tentang kuja, sponsor, & partner TJSL CP.

Info terbaru
Informasi kegiatan, upload foto-produk-wallpaper terbaru kuja TJSL CP.
Semua pelayanan informasi & kegiatan kami bersifat sukarelawan dan gratis

Thursday, October 16, 2008

Kukang Jawa: Wah.. lay out blog ini kacau..

Kukang Jawa: Wah.. lay out blog ini kacau..

Thursday, March 13, 2008

Wah.. lay out blog ini kacau..

Seperti sudah terjadi di blog kami satunya, http://www.ocescreation.blogspot.com/
ternyata masalah yang sama juga menimpa blog ini.
lay out blog menjadi kacau n kacau.. walah...
mohon kesabaran teman-teman yang mengakses ya..
sekali lagi mohon maaf n mohon maklum, admin n pengisi blog ini masih sedang belajar n banyak salah.
semoga tidak mengurangi kenikmatan membaca isinya (kah?!)
mohon maaf.
atau barangkali ada yang mau usul, saran, n solusi
ditunggu di ocescreation@gmail.com
untuk memudahkan info pelatihan n kabar-kabar berikutnya akan dialihkan ke
www.kukangjawa.multiply.com
trims..

admin n operator blog ini
ades & winar

Yuks, mengamati Kukang Jawa di Alam

Mengawali tahun 2008 program Konservasi Kukang Jawa (The Javan Slow Loris Conservation Program) belum mulai kembali terjun ke lapangan. Mengingat beberapa kru kami masih menyiapkan persyaratan-persyaratan akademik masing-masing..., serta banyak melakukan diskusi sana-sini (diskusi tentang Kukang jawa) tentunya.. dan ah ya karena badai Nicholas yang membuat hujan di Pulau Jawa tercinta ini datang dan pergi kapan saja di mana saja sesuka hati... maka dengan berat hati kami sedikit menahan diri untuk mulai melanjutkan survei lapangan.

Hingga kemudian, setelah beberapa re-planning penentuan jadwal survei, kami pun mulai menjadwalkan salah satu persiapan survei ini yaitu Pelatihan Survei & Fasilitasi Penyadartahuan Kukang Jawa.

Pelatihan sedianya ditargetkan untuk para kru yang baru yang belum sempat mengikuti pelatihan I di Rajapolah Tasikmalaya, 21-23 Agustus 2007. Namun dengan beberapa bantuan saat persiapan, ternyata teman-teman yang tahu program kami juga berminat. That's why akhirnya setelah hitang-hitung kapasitas akomodasi & efektifitas penyampaian materi~jumlah peserta... maka dibukalah pelatihan ini untuk siapa-siapa yang berminat.

Panjang ya ceritanya। Intinya ya yang mau ikut silahkan
Konfirmasi segera.
Berikut ini adalah Term of Reference-nya:

Pelatihan Survey & Fasilitasi Penyadartahuan Kukang jawa
Margamekar Sumedang Selatan, 20-23 Maret 2008

1. Latar belakang
Pada kurun waktu Agustus 2007-Agustus 2008 ini survey pendataan habitat Kukang jawa di Tasikmalaya-Ciamis sedang dilaksanakan oleh tim pelaksana, yaitu EcoAdventure Community (Ecoadom)। Ecoadcom adalah kelompok penjelajah alam yang menggabungkan antara idealisme pencinta alam dan naturalis. Mengingat perlunya standar pengetahuan & kemampuan survey, maka Ecoadcom menyelenggarakan pelatihan survey & fasilitasi penyadartahuan Kukang jawa bagi anggotanya serta peserta perwakilan dari warga sekitar habitat.

Pelatihan pertama telah dilaksanakan di Rajapolah Tasikmalaya, 21-23 Agustus 2007 dengan jumlah 12 peserta yang terdiri dari anggota tim, perwakilan, warga sekitar habitat, peneliti, dan umum। Pelatihan ini awalnya hanya ditujukan bagi pihak yang langsung berkaitan dengan program (tim & warga), namun kemudian atas permintaah akhirnya terbuka bagi pihak-pihak yang berminat.

Pelatihan ke dua kembali akan kami selenggarakan, kali ini di Desa Margamekar, Sumedang Selatan pada tanggal 20-23 Maret 2008. Tujuan dan target pelaksanaan adalah untuk standarisasi teknik pengambilan data & peningkatan informasi & pengetahuan mengenai satwa liar dari para peserta. Pelatihan dilakukan dengan teori, simulasi, & praktek. Pada pelatihan ini selain akan dilakukan pemberian materi & praktikum seperti pada pelatihan I, juga akan dilakukan simulasi penelitian mandiri untuk mendapat sertifikasi (24-26 Maret 2008).

Agenda Pelatihan Standarisasi Pengamatan KukangSesi I: 20-23 Maret 2008
17 - Batas akhir draft materi sharing
19 - Pendaftaran Akhir. Peserta siap di lokasi
20 - Pembukaan & perkenalan
- Ekologi & Konservasi Kukang jawa
- Sharing I: Apa & bagaimana herbarium
- Teknik fasilitasi
- Sharing II: Asyiknya mengamati burung
- Praktikum, diskusi, permainan, evaluasi
21 - Teknik pengamatan vegetasi
- Teknik Survey Kukang & Habitatnya
- Teknik Wawancara
- Sharing III: tutorial herbarium
- Praktikum, diskusi, permainan, evaluasi
- night survey
22 - Gaya hidup ramah lingkungan
- Handling n rescue
- Sharing IV: Serunya mengamati primata
- Praktikum, diskusi, permainan, evaluasi
- night survey
23 - Diskusi program
- Sharing V: Ekoturisme Kukang jawa, mungkinkah?
- Sharing VI: ... ?
- Praktikum, diskusi, permainan, evaluasi
- Penutupan sesi I
Materi yang akan dipelajari dalam pelatihan II ini merupakan materi utama yang mendukung pelaksanaan program dan juga pengembangan materi yang berasal dari peserta (sharing). Materi utama akan diberikan oleh tutor berpengalaman dari perguruan tinggi maupun LSM. Materi sharing akan diberikan dalam bentuk diskusi, tutorial, & simulasi terdiri dari lima materi yang dialokasikan untuk diisi oleh peserta. Materi tersebut yaitu: pengamatan burung, pengamatan primata, herbarium, & ekoturisme.
Sesi II merupakan simulasi pelatihan mandiri selama 3 hari setelah sesi I. Sesi ini juga terbuka untuk peserta non tim dengan ketentuan lebih lanjut. Silahkan hubungi Ecoadcom

2. Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:
- memiliki pengetahuan dasar ekologi & konservasi Kukang jawa;
- memiliki kemampuan teknik fasilitasi & wawancara untuk penyadartahuan konservasi Kukang jawa;
- menguasai teknik survey & survey habitat Kukang jawa serta pemetaannya;
- mempunyai kesadaran untuk bersikap & berperilaku ramah lingkungan;
- menjadi pelopor penyelamat Kukang jawa di daerahnya.

3. Jumlah Peserta
Peserta yang mengikuti pelatihan adalah anggota tim Ecoadcom & peserta non tim dengan jumlah terbatas, dengan kisaran sebagai berikut:
- Tim EcoAdCom = 4 orang
- Warga sekitar habitat = 2-4 orang
- Lain-lain = 7 orang
Jadi, minimal peserta adalah 6 orang & maksimal 15 orang.

4. Umur
Berkisar antara 20 – 25 tahun, serta dimungkinkan terdapat peserta dari aparat desa berumur 30 tahun ke atas.

5. Asal & Latar belakang Peserta
- Tim EcoAdCom = pencinta alam & mahasiswa biologi, berasal dari Sumedang, Jakarta, & Brebes;
- Warga sekitar habitat & lain-lain = beragam, perangkat desa, pencinta alam, tukang ojek, petani, dan lain-lain, berasal dari Sumedang

6. Pelaksanaan Kegiatan Pelatihan
- Lokasi: Kampung Cihuni, Desa Margamekar, Sumedang Selatan
- Waktu: 20-23 Maret 2008, jam 07.00-17.40 & 19.00-01.00;
- Metode: Teori, simulasi, & praktek.

7. Lain-lain
- Mahasiswa/peneliti disarankan untuk mengikuti pelatihan ini;
- Akomodasi yang disediakan oleh EcoAdCom adalah tempat menginap & sertifikat pelatihan;
- Calon peserta di tersebut di atas tidak dikenakan biaya kecuali kontribusi sebesar Rp 150.000,- untuk:
§ uang makan & transport (1x pemberangkatan dari Bogor/Bandung* & di lokasi)


§ copy materi, notes & alat tulis, sewa peralatan, & merchandise program


(salah satu alternatif berikut: kaos, notes, tas, dll dalam proses)
- Kami sangat menghargai kontribusi materi sharing dari peserta, & oleh karenanya kami bermaksud memberikan potongan dari biaya yang disumbangkan peserta. Mohon konfirmasikan kesediaan anda menjadi kontributor dalam materi sharing paling lambat tanggal 17 Maret 2008 dan penyerahan materi via email paling lambat tanggal 19 Maret 2008 pukul 08.00.

8. Keterangan lebih lanjut, silahkan menghubungi
§ Ibeth 085692373303
§ winar 08562100915
§ Basecamp Tim Survey Kukang jawa,


.Perum Margasari No।77 Desa Manggungjaya Rajapolah Tasikmalaya । Tlp. (0265) 9144674;
§ ocescreation@gmail.com / kukangjawa@gmail.com
§ http://www.kukangjawa.blogspot.com/ / http://www.ocescreation.blogspot.com/





gitu ya..


bagi yang berkesempatan mengetahui info ini


mohon kabari temen-temen di sekitar Sumedang (Jatinangor, Bandung?)


yang mungkin berminat


trims





salam save Kukang Jawa..!




Monday, February 11, 2008

Ada Kuskus di Kampung Pending Bogor

Hari itu, 8 Pebruari 2008, beberapa menit selepas maghrib kami, Winar & Wawan, akhirnya sampai di Kantor Kampung Pending: Kampung Tenggek-Desa Cimande Hilir-Bogor. Lima gadis manis yang sedang asyik bercanda pun segera beranjak menyambut kami; Nina dari Kampung Pending beserta tiga mahasiswa magang dari KSH IPB Bogor & satu mahasiswa Biologi Universitas Assyafiah Jakarta. "Lama amat, kami sudah lapar nih..!', itu komentar sambutan dari Nina, rupanya mereka menunggu kami untuk makan malam. Hehe..maaf ya..

Selamat Datang di Kampung Pending#Pemandangan Indah di depan Fasilitas Kampung Pending Bojong Menteng








Kampung Pending atau Kampung Pendidikan Lingkungan (KP) adalah salah satu unit usaha & fasilitas dari RMI (LSM Rimbawan Muda Indonesia). KP bergerak di bidang pendidikan lingkungan. Fasilitas KP yang terletak di Kampung Bojong Menteng Desa yang sama merupakan suatu area asri dengan beberapa bangunan ala pedesaan untuk pertemuan, rapat, atau workshop lengkap beserta pesanggrahan dan bungalow untuk menginap. Alam Kampung Bojong Menteng sangat asri & indah. Udara di sini lumayan dingin plus hujan yang menyapu seperti terjadwal di setiap waktu kesehariannya. Kami diundang ke sini untuk membuktikan perjumpaan Kukang jawa yang dilaporkan penduduk.

Vina, Ibeth, Dora, Nina KSH
Tiga mahasiswa KSH IPB; Nina KSH, Rizki 'Dora', Betricia 'Ibeth', bermaksud magang di KP sekedar untuk menambah pengalaman & aplikasi pengetahuan yang mereka dapat di perkuliahan. Sedangkan Vina 'V atau vi atau ve' sedang tertarik untuk melakukan penelitian Kukang jawa. Mereka semua, Nina juga, adalah gadis-gadis yang tidak bisa diam, selalu saling meledek & bercanda. Mereka hanya diam saat tidur & beberapa menit saat makan, & oh ya juga saat pengamatan Kukang jawa (KJ) tentu saja.

Survey Malam H1, 8 Pebruari 2008
Hari semakin petang selepas isya, kami berangkat menuju fasilitas KP di Kampung Bojong Menteng. Sesampai di sana kami berbagi cerita & materi survey KJ yang kami lakukan di Program Konservasi TJSL (The Javan Slow Loris Conservation Program). Penduduk yang juga penjaga malam fasilitas KP, berkumpul mengikuti obrolan kami. Dari beliau-beliau ini kami mendapat cerita beberapa perjumpaan hingga 3-4 bulan terakhir, termasuk ada juga cerita bahwa salah satu Kukang ada yang ditembak dengan senapan, ada juga yang ditangkap untuk dijual. Kukang merupakan satwa yang asing bagi kebanyakan penduduk Bojong Menteng, demikian yang dapat kami simpulkan dari cerita beliau. Saat ditunjukkan gambar Kukang jawa, mereka menyebutnya sebagai Kuskus atau Aeud. Itulah mengapa saat ada perjumpaan dengan satwa ini, penduduk cenderung merasa takut bahkan ada yang mengiranya sebagai jelmaan karuhun (leluhur, bahasa Sunda). Kemudian kami semua bersiap berangkat survey malam. Salah satu penjaga malam fasilitas KP, Pak Ujang, menyertai kami untuk menunjukkan jalan. Salah satu tamu KP yang akan mengikuti workshop esok hari juga ikut (Mas.., siapa namanya ya..Saking serunya kami saling berbagi cerita kami lupa menanyakannya). Tiap-tiap orang sudah melengkapi dirinya dengan senter & jaket. Udara malam itu dingin, mungkin karena tadi sempat hujan beberapa saat tadi.
Presentasi Kukang jawa oleh Winar & Wawan#Diskusi#Survey Malam












Tidak beberapa lama kami berjalan, kami menemukannya. V yang pertama melihat cahaya kecil berwarna oranye itu. Kami pun memastikannya, & benar sang Kukang jawa, sepertinya remaja (=juvenile I), tampak di salah satu cabang Pohon Duku. Kami tak mampu menahan rasa gembira, & terus mengamatinya selama beberapa saat. Belum puas kami memandangi & memotret, sang Kukang jawa kemudian menghilang di rimbunnya dedaunan. Kami pun meneruskan perjalanan survey. Malam itu kami melewati talun & juga padang semak hasil bukaan lahan. Survey malam ini kami sudah cukup puas dengan perjumpaan tadi, kami pun
kembali ke fasilitas KP.

Hasil jepretan kamera Sony Cybershoot DSC T-20 milik Ibeth#Hasil jepretan kamera Nikon D40x oleh Wawan (TJSL CP)










Talun habitat Kukang jawa di Bojong Menteng
Talun atau kebon tatangkalan adalah kebun dengan pepohonan milik penduduk, biasanya tidak memerlukan perawatan/tidak diurus, & struktur vegetasinya mirip hutan sekunder. Dibanding talun di lokasi penelitian TJSL CP di Tasikmalaya & CIamis, vegetasi pohon di talun sini lebih tinggi. Pohon Durian & Duku tampak menyebar merata dengan tinggi minimal 15 atau sekitar 20 m. Selebihnya sama dengan struktur vegetasi di lokasi TJSL CP.
Survey Malam H2, 9 Pebruari 2008
Seharian tadi, KP disibukkan oleh kunjungan ANTV yang mendokumentasikan program Rute Pendidikan Lingkungan atau REPLING yang menjadi salah satu program KP. Nina & para gadis 'seru' itu benar-benar asyik bermain dengan anak-anak dalam program REPLING tersebut. Saat rehat, kami bergabung dengan mereka mengobrol dengan para kru ANTV. Tak henti-hentinya kami bercanda. Pak Sulaeman, salah satu kamerawan, memang orang yang asyik (+ jail). Kami, terutama dari TJSL CP, jadi merasa menjadi orang yang serius di tengah-tengah candaan dia. Ya, ada-ada aja memang.

Beberapa saat setelah rehat tersebut, kegiatan REPLING mereka lanjutkan di sekitar daerah Sungai Cisadane, kami berdua mensurvey lokasi perjumpaan Kukang jawa semalam, termasuk mensurvey area sekitarnya. Kami berdua kemudian mengobrol dengan Mba Nani, salah satu petinggi KP. Mba Nani ingin keberadaan KJ dapat selaras dengan program pendidikan lingkungan yang diselenggarakan oleh KP. Kami mendiskusikan banyak hal & kemungkinan-kemungkinan keberlanjutan survey KJ kali ini.

Malamnya survey kami dipandu oleh Kang Ipul yang juga pernah melihat Kukang di daerah sekitar sini. Malam ini juga terasa dingin (hujan susul menyusul siang tadi, tapi memang di kampung ini selalu dingin). Sayang malam ini kami tidak berjumpa dengan Kukang jawa. Kami pun kembali ke fasilitas KP. Tiga gadis KSH mendiskusikan rencana wawancara & sosialisasi masyarakat (sosmas) yang akan mereka lakukan sesuai kegiatan magang dengan Wawan, sedangkan V mendiskusikan rencana penelitiannya dengan Winar.

Malam benar-benar melangut, kami benar-benar merasa capai & kemudian mengakhiri diskusi ini untuk tidur.

Esoknya...
Pagi 10 Pebruari 2008 kembali gerimis di Kampung Bojong Menteng. Dengan berat hati kami tinggalkan KP. Padahal kami belum puas menjelajah alam Bojong Menteng. Padahal kami belum puas mencari Kukang jawa di sana. Padahal kami belum sempat ikut keliling bersama Tiga gadis KSH untuk melakukan wawancara & sosmas mereka. Padahal... dll dst dsb, kami pun pulang kembali ke alam Tasikmalaya, melanjutkan program TJSL CP kami. Penat tiada terasa, bahagia terus mengenang, & harapan pun berkembang. Semoga Kukang jawa di Bojong Menteng dapat terus lestari, seiring dengan upaya pendidikan lingkungan yang digalakkan oleh KP. Semoga.. (amin).

#foto oleh Ibeth & Wawan#

Catatan
TJSL CP dengan senang hati menyambut ajakan teman-teman untuk berbagi pengalaman, cerita, serta materi seputar Kukang jawa & pelestariannya. Teman-teman bisa mengontak kami di 0265 9144674 atau ocescreation@gmail.com
Ditunggu ya..

Catatan tambahan untuk Nina KP, Nina KSH, Dora KSH, Ibeth KSH, & V..
...kalian pasti memiliki cerita & kesan yang lebih seru tentang survey kemaren kan... share us dong...(ah ya, kalau browsing sempetin comment ya.. diem-diem mulu deh.. hehe.. tq b4)